Showing posts with label Untaian Kata. Show all posts
Showing posts with label Untaian Kata. Show all posts

Tuesday, June 8, 2010

Keinginan sang pemahat batu



Suatu ketika dikesunyian seiring fajar menyingsing, terdengar suara, Tok....Tok...Tok, teryata
hiduplah seorang pemahat batu yang merasa kurang puas dengan diri dan kehidupannya, ia merasa jenuh dengan pekerjaan yang dianggapnya sangatlah membosankan. Suatu hari ia melewati rumah seorang saudagar kaya. Ia melihat banyak benda mewah dan para tamu penting yang berkunjung. "Betapa berkuasanya saudagar itu," pikir si pemahat batu. Ia menjadi iri dan berharap bisa menjadi saudagar itu. Dan ia berdoa "Tuhan aku juga ingin seperti saudagar itu, bertemu dengan orang2 penting dan memiliki benda2 yang bagus"

Di luar dugaannya, mendadak ia menjelma menjadi saudagar yang memiliki kekayaan dan kekuasaan melebihi yang pernah ia bayangkan. Tak lama kemudian melintaslah seorang pejabat pemerintah, diusung tandu, diiringi banyak pengawal. Setiap orang, betapapun kayanya dia, mesti membungkuk rendah di saat pejabat itu lewat. "Betapa kuasanya pejabat tersebut." Ia berpikir "saya ingin jadi pejabat tinggi."

Kemudian ia menjelma menjadi seorang pejabat tinggi yang diusung kemanapun dengan tandu bersulam, berkuasa dan ditakuti orang-orang disekitarnya. Saat itu musim panas dan terik matahari terasa membakar kulit, tak ada lagi orang yang membungkuk dihadapannya, dan seketika itu ia marah dan bertanya kepada penduduk setempat, kenapa mereka tidak tunduk kepadanya, dan jawab penduduk itu, "maaf bapak, tapi terik matahari ini terangat sangat, sehingga kami harus berteduh". Sektika itu ia menatap sang surya yang dengan angkuh bersinar di langit tak terpengaruh oleh kehadiran sang pejabat tinggi. "Betapa kuasanya matahari itu," pikirnya. "Saya berharap bisa menjadi sang surya."

Lalu ia menjadi matahari, bersinar dengan teriknya dan memanasi apa saja, membuat ladang-ladang kering kerontang, dikutuki para petani. Namun kemudian gumpalan awan besar hitam melintasi matahari dan bumi, mencegah sinar panasnya turun ke bumi. "Betapa kuasanya awan tersebut," pikirnya. "Saya berharap bisa menjadi awan itu." Selanjutnya ia menjelma menjadi awan pembawa hujan yang berkuasa membanjiri banyak ladang dan desa, disesali oleh para penduduknya. namun tak lama ia merasa didorong dan dibuyarkan oleh suatu kekuatan besar yang lain yaitu angin. "Betapa kuasanya angin tersebut," pikirnya. "Saya berharap bisa menjadi angin itu."

Kemudian ia menjadi angin yang meniupkan badai dahsyat , menerbangkan genting-genting dari atap rumah, menumbangkan pepohonan, ditakuti oleh semua yang ada di bawahnya. Namun beberapa saat ia tertumbuk oleh sesuatu yang tak bergerak dan bergeming, betapapun kerasnya ia menghembus. Ternyata benda itu adalah gunungan batu yang tinggi dan menjulang. "Betapa kokohnya batu itu," ia bepikir. "saya ingin menjadi sekuat dia!"

Selanjutnya ia menjadi gunungan batu granit , yang menurutnya lebih kokoh dari apapun di bumi ini. Namun, tak lama ia mendengarkan bunyi dentuman palu memahat ke dalam batang tubuhnya dan ia mulai merasakan adanya guncangan. "Apa ada yang lebih kuat dari saya, si batu gunung?" pikirnya. Ia kemudian melongok ke bawah dan.... melihat di dasar, sosok seorang pemahat batu yang sedang sibuk bekerja!

Terkadang kita merasa tidak pernah puas dan iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain, dan terkadang setelah kita memiliki apa yang orang lain punya pun kita merasa kurang ketika kita melihat seseorang yang lebih hebat dari kita. Tidak pernah puas adalah hal yang sangat manusiawi, dan untuk mengejar dan memenuhi semua keinginan kita tentu tidak akan pernah habisnya. Jadi Syukurilah apa yang kita miliki sekarang dan berusahalah menjadi yang terbaik dari apa yang sedang kita kerjakan sekarang.

Wasalam - Connecting Blogger -

Sunday, September 6, 2009

Hidup Bahagia !

Jadikan diri anda pribadi yang mudah untuk berbahagia dalam keadaan apapun (hal simple). Yakinilah kebahagian itu, bila anda tidak bahagia, ubahlah apa yang anda yakini.

Kebahagian = kegembiraan di dalam perasan damai dalam kecerian / kejujuran.

Ingin bahagia? Jadilah orang yang membahagiakan.

Kebanyakan orang tidak bahagia karena menunggu orang lain untuk membahagiakannya. Ambil tanggung jawab untuk membahagiakan orang lain(jadilah diri yang membahagiakan orang lain)

Caranya :

  1. Jangan pernah menyesal masa lalu, jangan pernah khawatir masa depan.
  2. Berbahagialah dengan yang telah kita capai.

Bagaimana cara membahagiakan orang yang tetap menyakiti anda?

- Mensyukurinya karena anda sedang diuji lebih lagi.

- Orang salah tidak pernah sepenuhnya salah, karena ia sedang mengupayakan yang baik tapi caranya salah. Ubahlah cara 1 hal dan bila tetap menolak, tidak perlu marah, karena bila hal kecil saja sudah ditolak berarti kita belum siap dengan hal yang lebih besar, dan bila anda susah berhasil, cobalah yang lebih besar, bila anda ditolak berarti anda tidak cukup baik, coba cara yang beda. Dan kemudian anda berhasil dan berhasil itu adalah ujian bagi kesombongan, orang sombong adalah orang yang merasa cukup tangguh untuk semua tanggung jawab di dunia, sehingga dia jatuh, tetapi apabila orang mau belajar dan kegagalan adalah cara untuk memperbaiki diri. Dia tetap santun,, ketemu masalah dia tidak melarikan diri melainkan berupaya untuk memperbaiki diri

Tips berbahagia:

Tentukan tujuan apa yang membuat anda berbahagia. Alasan Tuhan tidak memberikan uang banyak kepada kita karena tidak ada kegunaan uang itu. Apabila anda jelas apa yang anda mau, mudah bagi kehidupan untuk jelas kepada anda karena hidup seperti maen tennis dengan tembok, apabila anda smash/tipu kehidupan, maka kehidupan akan menipu anda kembali. Maka berperilakulah jelas agar kehidupan bereaksi dengan jelas kepada anda.

Bagimana berbahagia bila ada masalah besar?

Karena ia tidak berbahagia dengan alas an mengapa masalah besar itu diberikan kepadanya. Apakah Tuhan akan beri masalah besar itu kepada orang kecil? Kita sering melihat masalah besar itu sebagai penistaan / perendahan. Kita harus melihat masalah itu sebagai pemuliaan / penghormatan. Hanya karena kita diperhitungkan Tuhan kita diberi masalah besar.

Kapankah Anda berbahagia?

Jangan tunggu berbahagia, berbahagia itu harus sekarang, putuskan untuk berbagagia karena bila anda memutuskan untuk tidak berbahagia anda sedang memperpanjang masa bersedih. Anda mungkin mengalami kesulitan, dll tapi bula anda dapat memilih kehidupan yang berbahagia dan berterima kasih kepada Tuhan, apabila anda berpihak kepada kehidupan yang berbahagia anda tidak menunggu syarat2 terpenuhinya kebutuhan sebelum anda berbahagia.

Wise Card :

Sumber utama dari ketidakbahagiaan adalah ketidakmampuan menerima yang sudah terjadi. Lepaskan keterikatan kebahagian anda dengan yang sudah terjadi. Kalo anda ingin berbahgia jadikan yang tidak bahagia itu menjadi pengungkit bagi terjadinya apa yang anda inginkan. Jadikan kejadian itu menjadikan anda pribadi yang lebih kuat.

disadur dari : Acara Mario Teguh - Salam Super -

Sesuatu yang besar dimulai dari kecil !

Pernahkah kita merasa enggan untuk melakukan sesuatu hal, karena suatu hal yang diberikan kepada kita dirasakan terlalu kecil, bahkan tidak berarti? bahkan ada pepatah Cina kuno yang mengatakan Perjalanan beribu mil dimulai dari langkah pertama.

Saya juga sering merasakan seperti itu, tapi belakangan setelah pergi ke gym, saya baru semakin paham dengan yang dimaksudkan. Sama seperti saat kita latihan beban, pasti kita waktu saat awal kita mulai dengan beban yang relatif ringan, pernah coba bench press di smith machine yang bekas dipakai oleh orang yang sudah terbiasa? boro2 ngangkat, bisa2 kegencet n kaga bisa napas, udah kaya ikan pengap2...kwkwwkwkwkkwk, atau bahkan bisa mencederai diri kita sendiri. Pastinya kita mencoba dengan beban yang kita mampu, dan nanti setelah kita terbiasa dan beban yang biasa kita pakai menjadi lebih mudah barulah kita setahap demi setahap menaikan beban kita.

Sama seperti yang terjadi di kehidupan....jangan pernah kita berharap sesuatu yang besar, tanpa kita mau mengerjakan sesuatu dari yang kecil, karena sesuatu yang besar memang sudah disediakan untuk kita dari Dia yang memiliki kehidupan, tapi tentunya disesuaikan dengan kemampuan kita, karena Dia sangat tau batas kemampuan kita dan tidak akan memberikan sesuatu yang besar kalau dengan hal yang kecil saja kita tidak bisa.

Maka setialah pada hal-hal yang kecil dan berbuatlah seperti kita melakukannya hanya untuk Dia semata dan tidak untuk mendapatkan pujian dari manusia.

"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."
Lukas 16:10

Wasalam - Connecting Blogger -

Wednesday, February 18, 2009

Lagi suntuk !

Life's like a public toilet...u never know when will u meet a good or bad one ! - me -


wasalam - Connecting Blogger -

Saturday, December 27, 2008

Selamat Natal Semua !!


Merry Christmas & Happy New Year 2009

Semoga damai natal menyelimuti semua mahluk di bumi.......

wasalam - Connecting Blogger -

Sunday, July 13, 2008

Nilai Seseorang

Apa yang membuat seseorang berharga?
Apakah asal muasalnya? Apakah caranya ada di dunia ini?
Bukan! Keputusan yang diambilnya lah yang membuatnya bernilai.
Bukan dilihat saat ia memulainya, tapi bagaimana ia mengakhirinya.

wasalam - Connecting Blogger -

Tuesday, May 27, 2008

Memaknai 100 Tahun Kebangkitan Indonesia

Keren banget waktu liat tipi ada Bang Deddy " Naga Bonar " Mizwar dalam untaian kata dalam memaknai 100 tahun kebangkitan Indonesia, mengugah sanubari

Bangkit itu susah. Susah lihat orang susah, senang lihat orang lain senang.
Bangkit itu takut. Takut korupsi, takut makan yang bukan haknya.
Bangkit itu mencuri. Mencuri perhatian dunia dengan prestasi.
Bangkit itu marah. Marah jika martabat bangsa dilecehkan.
Bangkit itu malu. Malu jadi benalu, malu minta melulu.
Bangkit itu tidak ada. Tidak ada kata menyerah, tidak ada kata mundur.
Bangkit itu aku, untuk Indonesiaku.

Tapi mesti liat cuplikannya deh baru tiap2 katanya bisa lebih bermakna deh...sayang dah cari2 di youtube belum temu.

Bangkitlah Indonesiaku, dimulai dari aku :P

Tuesday, December 18, 2007

Terima kasih untuk kehadiranmu di hidupku...

Untuk anakku tercinta kecil mungil tak bernoda
Telah kutunggu engkau anakku
Sejak kau ada di kandungan ibumu
Kehadiranmu sungguh mengubah hidupku

Terima kasih untuk setiap isak tangisanmu
Bukan menjadi beban bagiku
Karena ku tau itu adalah ungkapan cintamu padaku
Agar kudapat memberikan kasihku kepadamu, anakku

Terima kasih untuk canda tawamu
Tawa ceriamu meringankan beban dan lelahku
Menjadi energi bagi aku tuk melewati hari-hariku
Karena aku tau kau menantiku dengan senyum dan tawamu

Kan kuberikan waktu dan kasih yang terbaik untukmu
Agar kau tau aku ada untuk membimbingmu
Agar kau tau aku mengasihimu
Sampai aku menutup usiaku....

Saturday, December 15, 2007

Sebuah Album berdebu

Ah, betapa hari yang panjang dan sangat melelahkan. Ku buat secangkir kopi hitam hangat dan beberapa batang rokok untuk menemani diriku di malam ini. Kunyalakan rokokku dan kuisap dalam2, wah betapa nikmatnya apalagi dengan kopi hangat membuat badan serasa segar kembali. Tiba2 kulihat sebuah album yang sedikit berdebu itu kuambil dan kubersihkan album itu dari debu2 yang menempel, sembari pelahan kubuka satu persatu halaman demi halaman...teryata sebuah album foto dari masa kecil kami. Tersenyum simpul aku melihatnya, tergiang2 kembali masa2 lucu dan menyenangkan dikala kanak2ku.

Seakan ku terhanyut dalam kenangan masa lalu ku, seperti sebuah cuplikan film yang kembali diputarkan dalam benakku. fase demi fase kehidupan teringat kembali seiring dengan bergantinya halaman demi halaman dari album itu.

Tiba2 bunyi ponsel menghentikan lamunanku, kulihat sebuah sms masuk ke hpku.
Ah kukira sapa, teryata hanya sebuah undian berhadiah yang kebanyakan menipu apalagi dengan harga yg mahal. Tak kusangka lama juga aku melihat2 album itu, kopi yang hangat itu pun sudah mulai mendingin, rokok pun hanya tersisa setengah.

Sudahlah aku simpan saja album foto itu ke tempatnya kembali. Mungkin suatu saat akan kubuka kembali album itu dan kan kulihat perjalanan hidupku yang menjadi terekam dalam sebuah gambar yang dapat mengembalikan memoriku.

Selamat Jalan Paman...

tepat 1 minggu lalu pamanku meninggal dunia di RS PIK di ICU, setelah sekian lama berjuang dengan keadaannya yang memang belakang memburuk.

Tragis kalau liat orang2 yang punya badan sehat2 tidak pernah bersyukur, malah narkoba, ngerokok, dan bahkan ada yang bunuh diri. Padahal orang yang sakit akan ngelakuin apapun untuk sebuah kesembuhan. Memang sesuatu yang gratis dan kita tidak pernah rasakan sesuatu itu berharga sampai kita kehilangan.

Cukup sudah perjuanganmu paman di dunia ini, semoga kau rasakan kedamaian sejati bersama denganNya. Selamat jalan paman......teriringi doa dari kami semua yang mencintaimu.

Sunday, November 11, 2007

Ketika Kau tak ada disini bersamaku ....

Ketika kau tinggalkanku
Seakan dunia runtuh
Betapa hampa hidupku
Tanpa kehadiran dirimu

Ketika Kuingat semua kenangan itu
Masa2 indah bersama dirimu
Tangis tawa kita bagi bersama
Semua terasa indah tuk dikenang kala kita bersama

Dimanakah kau kekasihku
Maukah kau memaafkanku
Andai saja kutau betapa kelam hidupku
Tanpa kehadiranmu wahai adindaku

Maukah kau kembali kepadaku?
Adakah maaf di hatimu kepadaku
Agar kudapat mencurahkan seluruh isi hatiku
Karena kutau aku masih mencintaimu.....

Sahabatku........

Hai Sahabatku,
Hari ini dapat kurasakan kegundahanmu
Maukah kau berbagi denganku apakah gerangan yang menjadi bebanmu
Kan kudengarkan semua beban dan keluh kesahmu

Hai Sahabatku,
Terima kasih karena kau telah ada disaat kelamku
Terima kasih karena kau ada untuk mendengar semua keluh kesahku
Terima kasih karena kau telah menyentuh hatiku dengan kebaikanmu

Seiring berjalannya waktu
tak terhitung betapa sering kau menceriakan hariku
Tak pernah kusadari betapa beruntungnya aku mempunyai sahabat seperti engkau
Terima kasih sahabatku.......

Richard J